Inovasi Pelayanan Publik Dalam Menghadapi Persaingan Global

0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

Inovasi Pelayanan Publik Dalam Menghadapi Persaingan Global“Pada kesempatan ini, saya ingin mengingatkan bahwa kita sudah masuk ke dalam era persaingan global. Kita sudah menjadi bagian dari Masyarakat Ekonomi ASEAN. Satu negara dengan negara lain akan berkompetisi. Oleh karena itu, hanya negara-negara dengan tata kelola pemerintahan yang melakukan inovasi-inovasi terbaru akan senantiasa survive dan mampu melewati proses kompetisi global tersebut.” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) Yuddy Chrisnandi dalam pembukaan Simposium dan Gelar Inovasi Pelayanan Publik Nasional Tahun 2016 di JX Internasional, Surabaya (31/03).

Simposium dan Gelar Inovasi Pelayanan Publik Nasional merupakan agenda tahunan Kementerian PANRB sejak tahun 2014 dan merupakan salah satu wujud dari program “One agency, One inovation”, yang mewajibkan setiap kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten/kota wajib menciptakan minimal satu inovasi setiap tahun.

Turut memberikan sambutan dalam pembukaan simposium yaitu Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang menyatakan bahwa  pelayanan publik merupakan jantung dari daya saing. “Menurut Pak Menteri yang pernah disampaikan kepada saya, jika ingin meningkatkan daya saing ada tiga hal yang perlu diperkuat yaitu SDM, infrastruktur, dan Pelayanan Publik.” tegas Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Simposium yang  mengusung tema “Melalui Inovasi Pelayanan Publik Mewujudkan Pelayanan Prima” ini diselenggarakan pada 31 Maret – 2 April 2016. Penyelenggaraan simposium tahun 2016 merupakan kerja sama Kementerian PANRB dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Jawa Timur sendiri mendominasi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dengan 14 inovasi.

Inovasi-inovasi yang dihasilkan selama ini tidak hanya dilombakan dalam tingkat nasional namun juga dibawa ke tingkat internasional. Pada tahun 2015, dua inovasi dari Top 99 berhasil menjadi juara United Nation Public Service Award (UNPSA). Dua inovasi tersebut adalah Layanan Kesehatan Ibu Melahirkan dengan Bantuan Tenaga Kesehatan Tradisional (dukun beranak) bekerja sama dengan Tenaga Medis (Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh) dan Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTP) –One Stop Service Penanggulangan Kemiskinan (Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah).

Tahun ini, sebanyak 2.476 inovasi didaftarkan dalam kompetisi Inovasi Pelayanan Publik, meningkat dari tahun sebelumnya yaitu berjumlah 1.184 inovasi. Dengan diselenggarakannya Simposium dan Gelar Inovasi Pelayanan Publik Nasional, setiap instansi diharapkan dapat saling mempelajari, mentransfer, dan mereplikasi atau memodifikasi inovasi-inovasi yang telah dibuat.

Sumber: Inovasi Pelayanan Publik Dalam Menghadapi Persaingan Global

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.